?

Log in

No account? Create an account
 
 
17 November 2011 @ 04:34 pm
What Happens in London  
Judul Buku : What Happens in London (Yang Terjadi di London)
Penulis : Julia Quinn
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 440 halaman
Tahun terbit: 2011


Akhirnya balik lagi baca Julia Quinn... Dipinjemin sama temen nih!
What Happens in London ini lanjutannya The Secret Diary of Miss Miranda Cheever yang, so far, merupakan buku yang paling gue nggak suka dari buku-bukunya Julia Quinn. Tapi lucunya, isi buku What Happens in London ini bener-bener beda dari buku pendahulunya. Ceritanya malah lebih cocok jadi lanjutan Agent of the Crown series nih kalo menurut gue.

Ceritanya adalah tentang Lady Olivia Bevelstoke yang punya tetangga baru misterius. Menurut gosip, Sir Harry Valentine yang tinggal di sebelah rumahnya adalah seorang pembunuh! Lalu ia juga suka mukulin orang! Serem! Lady Olivia yang penasaran lalu suka ngintipin Sir Harry dari jendela kamarnya. Kebetulan, jendela kamar Olivia berhadap-hadapan dengan jendela ruang kerja Sir Harry. Sir Harry betah kerja di ruangan tersebut berjam-jam, dan kadang suka berbuat yang mencurigakan, membuat Olivia makin mencurigainya. Yang Olivia nggak tahu, Sir Harry sebenarnya tahu Olivia lagi mata-matain dia, makanya sengaja bikin Olivia curiga. Pertemuan mereka secara langsung akhirnya terjadi dan nggak berlangsung lancar karena dua-duanya saling sebel-sebelan. Oiya, Sir Harry ini sebetulnya kerja sebagai penerjemah bahasa Rusia di Departemen Perang. Pas dia tiba-tiba ditugaskan untuk mengawasi seorang Pangeran Rusia yang lagi berkunjung ke Inggris dan naksir sama Lady Olivia, Sir Harry mau nggak mau harus kembali berurusan dengan Lady Olivia dan kali ini dia sadar kalau Lady Olivia nggak semenyebalkan yang dia pikir, malah dia jadi jatuh cinta sama Lady Olivia. Gimana jadinya persaingan cinta Sir Harry sama si Pangeran Rusia? Siapa yang menang?

Baca buku ini membuat gue teringat kembali dengan buku To Catch an Heiress (yang sampe sekarang dipinjem teman dan nggak dibalik-balikin) yang isinya juga tentang penyamaran, spionase, dan agak-agak ada actionnya. Banyak adegan dan dialog yang kocak dan fresh ala Julia Quinn yang bakal bikin pembacanya ketawa geli sampai bercucuran air mata. Scene yang gue suka adalah ketika Olivia dan Harry saling membacakan kisah Miss Butterworth and the Mad Baron (novel aneh banget deh isinya) lewat jendela dan ketika Sebastian malah suka banget sama novel ini sampai dia bikin drama mini di atas meja ruang tamu Olivia dan ditonton sang Pangeran dan pembantu-pembantu Olivia dengan kagum. Kocak banget! Satu lagi yang gue suka dari novel ini tentu kurangnya adegan "ahem-ahem" yang biasanya hot banget di novel-novel Julia Quinn lainnya. Emang sih, novel ini juga nggak luput dari adegan "ahem-ahem" antara tokoh-tokohnya, tapi diceritainnya nggak sedetail biasanya dan justru malah jadi pas dengan ceritanya. Soalnya biasanya adegan "ahem-ahem" di novel Julia Quinn itu udah mendetail banget trus kaya cuma copy-paste, yang baca bukannya enak malah eneg. Abis kadang suka nggak penting!

Yah, untuk lengkapnya mending baca sendiri deh, soalnya buku ini bagus banget menurut gue. Fun to read!
Nggak nyesel deh bacanya, apalagi kalau cuma minjem, nggak beli. Hihihi.. mahal sih, Rp. 50.000 harganya.