a girl from marsh (marsh113) wrote in bukutubukuku,
a girl from marsh
marsh113
bukutubukuku

13 Reasons Why

Judul Buku : 13 Reasons Why
Penulis : Jay Asher
Penerbit : Penerbit Matahati
Tebal : 287 halaman
Tahun terbit: 2011


Akhirnya, di hari Natal ini saya malah menyelesaikan buku 13 Reasons Why ini.. Aneh banget ya kok hari Natal malah baca buku soal bunuh diri? Hehe...

Bunuh diri?
Yep, buku ini memang menceritakan tentang bunuh diri. Menceritakan tentang pemikiran orang sebelum bunuh diri sih, tepatnya.
Cerita dimulai dengan akhir ceritanya, yaitu saat Clay Jensen mengirimkan kotak sepatu berisi kaset-kaset yang sudah diterima dan didengarkannya sehari sebelumnya, ke orang lain yang namanya disebut dalam kaset setelah namanya.
Sehari sebelumnya, Clay mendapatkan kotak berisi tujuh kaset dengan urutan angka 1-13 di sudut dengan kuteks warna biru. Saat mendengarkan kaset pertama, Clay sangat terkejut karena suara di kaset itu adalah suara Hannah Baker, teman sekelasnya, yang telah mati bunuh diri dua minggu sebelumnya. Melalui kaset itu, Hannah ternyata bercerita mengenai 13 orang yang dia kenal dan kaitan mereka dengan dirinya sehingga akhirnya menyebabkan dia mengambil keputusan untuk bunuh diri.

Hannah menciptakan permainan dimana ia akan mengirimkan paket kaset itu kepada orang yang namanya pertama kali disebut dalam kaset lalu setelah orang pertama tersebut mendengarkan seluruh cerita dalam kaset, orang tersebut harus mengirim paketnya ke orang kedua dan seterusnya. Bila ada orang yang menolak meneruskan kaset, maka Hannah sudah menyiapkan kaset cadangan. Karena Clay menerima kaset-kaset tersebut, berarti Clay akan disebut dalam kaset itu. Masalahnya, bagaimana Clay berpartisipasi dalam bunuh diri Hannah? Apa salah Clay yang membuat Hannah merasa Clay patut masuk dalam rekaman kaset itu?

Cerita terjalin dalam dua alur: Alur pertama adalah kisah Hannah seperti yang dituangkan dalam kaset-kaset. Hannah bercerita sejak ia pindah rumah, menjadi murid baru di sekolah, lalu mengalami serangkaian kejadian sampai akhirnya hari terakhir hidupnya. Ia juga menceritakan pemikirannya dalam menghadapi setiap kejadian tersebut. Alur kedua adalah kisah Clay yang selama mendengarkan kaset, mengikuti peta yang turut diberikan Hannah, menuju tempat-tempat dimana kejadian-kejadian yang disebutkan Hannah terjadi, lalu bercerita dari sudut pandangnya apa yang ia ketahui dan pikirkan dari kejadian yang sama yang disebut Hannah dalam kasetnya. Banyak cerita Hannah yang sebenarnya terlihat sepele di mata Clay tapi ternyata berpengaruh besar pada hidup gadis itu. Ada pula kejadian-kejadian yang masih menjadi misteri yang terjadi di sekolah yang ternyata Hannah tahu jawabannya. Akhirnya? Jelas sih, Hannah pasti meninggal, dari awal juga sudah disebutkan. Tetapi intinya disini, apa sih sebenarnya yang membuat Hannah sampai memutuskan untuk bunuh diri?

Membaca buku ini membuat saya... speechless. Bingung. Terutama pas sudah sampai halaman terakhir. Bukan karena tersentuh, tapi lebih karena: "Serius nih? Sesimpel ini aja alasan dia bunuh diri?" karena memang menurut saya, alasan Hannah bunuh diri itu betul-betul sepele banget. Memang sih dia sempat mengatakan soal adanya efek bola salju dimana karena hal-hal yang sepele lama-lama bisa menjadi hal yang besar. Tapiii.. kenapa ya, ketika saya membaca buku ini karakter Hannah kok sepertinya nggak sesuai dengan semua alasan itu dan keputusan dia bunuh diri? Di awal-awal, saya menangkap bahwa Hannah ini orangnya sarcastic, berkemauan kuat, dan nggak peduli dengan pandangan orang sekitarnya. Dia bisa memutuskan apa yang dia mau tanpa memikirkan pendapat orang soal keputusannya itu. Pertama-tama, saya merasa karakter Hannah ini mirip dengan saya. Tapi ketika satu persatu cerita bergulir, lalu kesalahan-kesalahan satu per satu orang dalam rekaman disebutkan, saya mulai berubah pikiran, "Oh, Hannah berbeda dengan saya. Hal ini tidak akan menyakiti saya." Dan lama kelamaan, saya jadi tidak bisa menghubungkan diri saya dengan Hannah lagi. Lalu Clay.. Saya jadi tidak mengerti kenapa Clay harus merasa semarah itu dan sedepresi itu mendengarkan cerita Hannah di kaset, karena saya toh tidak mengerti dengan alasan Hannah yang menurut saya terlalu berlebihan dan dicari-cari aja.

Yah, itu pemikiran saya pribadi atas cerita ini ya. Tapi, kalau ada yang mau melihat review-review di goodreads (disini) ada juga yang mengatakan kalau ini mungkin banget terjadi. Memang pada kenyataannya ada orang-orang yang memutuskan untuk bunuh diri hanya karena alasan-alasan sesimpel ini. Nggak perlu alasan yang super complicated buat seseorang memutuskan untuk bunuh diri. Lihat aja deh di Indonesia sendiri, pasti inget dong kejadian anak sekolah bunuh diri cuma karena orang tuanya yang miskin banget ga bisa bayar uang sekolah? Buat kita mungkin alasan itu simpel, kita malah menilai anak itu nggak tahu diri udah tahu orang tuanya miskin bukannya bantuin malah nyusahin. Tapi lihat, anaknya sampai bisa memutuskan bunuh diri dan meninggal, pasti ada sesuatu yang menyakitkan yang terjadi di pikiran anak itu yang kita nggak tahu. Jadi, saya cuma bisa bilang, buku ini mungkin nggak bisa saya mengerti benar karena buat saya alasan sesimpel itu nggak mungkin bisa ngebikin saya bunuh diri, tapi diluar sana banyak lho yang berpikir sebaliknya. Jadi, yang buku ini bisa ajarkan ke kita mungkin awareness kali yaa... ke pembacanya, bahwa kita nggak pernah tahu seberapa berperannya kita dalam hidup seseorang. Seberapa berperannya kata-kata atau perbuatan kita dalam mempengaruhi orang lain mengambil keputusan yang penting dalam hidupnya.

Satu quote dari halaman 151 yang menurut saya emang bener banget:
Tak ada yang tahu pasti sebesar apa dampak yang mereka timbulkan pada kehidupan orang lain. Sering kali, kita tidak mengetahuinya. Tapi dampaknya tetap ada.
Ini kayaknya pas banget buat resolusi Natal saya, supaya saya bisa lebih bijak berpikir dan bertindak, karena dibalik semua pikiran dan tindakan saya ada hidup orang lain yang tergantung sama pikiran dan tindakan saya itu.

Satu lagi, karena masih dalam suasana Natal nih, dan kebetulan dapet banner bagus dari lj-nya asianmoment:

Apapun yang terjadi, jangan pernah mikirin bunuh diri ya... kalopun pernah mikirin, jangan kirim kaset ke saya.

Selamat Natal!!!
Tags: judul: t, novel, pengarang: a
Subscribe
  • Post a new comment

    Error

    Anonymous comments are disabled in this journal

    default userpic

    Your IP address will be recorded 

  • 0 comments