a girl from marsh (marsh113) wrote in bukutubukuku,
a girl from marsh
marsh113
bukutubukuku

Judul Buku : Dancing At Midnight (Dansa Tengah Malam)
Penulis : Julia Quinn
Penerbit : Dastan Books
Tebal : 431 halaman
Tahun terbit: 2010


Novel ini adalah novel kedua dari serial Blydon. Novel-novel lainnya adalah Splendid dan Minx (klik judul untuk resensinya). Yang menjadi tokoh utama kali ini adalah Lady Belle Blydon, sepupu Emma, yang di Splendid cukup banyak diceritakan juga.

Belle tidak pernah menyangka kalau dirinya akan jatuh cinta dengan seorang pria pincang yang punya mood selalu berubah-ubah seperti Lord John Blackwood, tetangga sepupunya, Duke dan Duchess of Ashbourne, Alex dan Emma. Padahal Belle bukannya tidak punya pilihan lelaki lain untuk dijatuhi cintanya. Di London, banyak pria bangsawan yang ingin melamarnya namun selalu ditolak Belle dengan berbagai alasan karena Belle merasa semua lelaki itu tidak ada yang benar-benar mencintainya. Tidak seperti John, yang Belle yakin sebenarnya benar-benar mencintainya, hanya saja selalu ditutup-tutupi entah karena alasan apa. Belle ingin sekali membuat John mengakui perasaannya terhadap Belle.

Lord John Blackwood sangat dingin walau sebenarnya baik hati. Ia adalah seorang bekas pejuang perang yang kembali dari medan perang dengan luka batin. Dulu, semasa perang di Spanyol, ia pernah mengingkari janjinya kepada seorang perempuan yang menyebabkan perempuan itu bunuh diri beberapa hari kemudian. Sejak saat itu, John merasa bahwa dirinya tidak layak untuk bahagia. Kemunculan Belle dalam hidup John memperumit segalanya karena John kini menghadapi dilema: ia ingin memiliki Belle, membahagiakan dan dibahagiakan gadis itu namun ia merasa dirinya tidak pantas mendapatkan hal seberharga itu. Ia merasa harus menjauhkan Belle dari hidupnya demi kebahagiaan gadis itu sendiri, tapi apakah John sanggup melakukannya?

Lalu muncul surat-surat kaleng untuk John diikuti percobaan pembunuhan terhadap John dan percobaan penculikan terhadap Belle. Dan John segera menyadari kalau hidupnya dan Belle kini terancam bahaya oleh kehadiran seseorang dari masa lalu John. Seseorang yang memiliki dendam teramat dalam kepada John. Apa yang harus dilakukan John? Apakah ia harus menjauh dari Belle agar Belle tidak terlibat dalam bahaya lagi atau justru ia harus berada sedekat mungkin dengan Belle untuk melindungi gadis itu dari bahaya?

Wuuiiih.... Baca novel ini seru banget deh!! Ide ceritanya seru dan alurnya kuat. Memang sih, di beberapa bab pertama kita bakal disuguhkan adegan romance yang.. wuuiiih.. banyak banget.. Maklum, kan ceritanya Belle dan John sedang pendekatan (walau lebih banyak Belle yang mendekati dan John-nya malah maju mundur nggak jelas gitu!) namun di bab-bab selanjutnya kita mulai dibawa kepada konflik sebenarnya, yaitu alasan dari semua sikap John yang nggak jelas itu ke Belle, yang ternyata berkaitan dengan masa lalunya. Menurut saya, semua yang ditulis Julia Quinn mengenai masa lalu John membuat semua tindakannya yang nyebelin banget itu sangat beralasan. Saya bisa mengerti bahwa John sebenarnya sangat mencintai Belle sampai takut membuat Belle terluka karenanya. Dan akhirnya, ketika tiba pada halaman terakhir novel, kita akan merasa bahwa semuanya sudah lengkap, bahwa semua konflik yang dibangun Julia Quinn sejak awal cerita akhirnya terselesaikan seluruhnya. Dan happy ending. Ini bukannya ngebocorin endingnya lho yaa... Toh semua novel Julia Quinn kan memang selalu happy ending. Hehe..

Hal yang sedikit membuat saya kurang sreg dalam novel ini mungkin adegan romance-nya ya yang terlalu vulgar dan terlalu kilat. Kedua tokoh utama belum terlalu lama mengenal eh, sudah melakukan hubungan seks sebelum menikah lalu menikah dengan memakai ijin khusus (supaya bisa menikah dengan cepat tanpa harus menunggu waktu untuk pengumuman pernikahan dsb). Dua hal ini selalu ada dalam setiap novel Julia Quinn yang saya baca. Saya jadi bertanya-tanya, apakah bangsawan Inggris dulu memang hidup seperti ini? Beberapa adegan romance, menurut saya, akan lebih baik jika tidak dijelaskan secara mendetail karena hanya akan buang-buang halaman saja dan memperlambat jalan cerita. Saya lebih suka dengan beberapa novel terbaru Julia Quinn seperti What Happens in London dan Ten Things I Love About You dimana adegan romance sudah jauh berkurang detailnya sehingga jalan cerita bisa menjadi lebih fokus dengan tetap menjaga romance-nya. Namun, kembali lagi, ini adalah salah satu novel awal Julia Quinn sehingga bisa dimaklumi kalau gaya penulisannya belum seenak novel-novel Julia Quinn selanjutnya.

Secara umum, novel ini tetap saya rekomendasikan untuk dibaca oleh siapapun penikmat Historical Romance atau pembaca yang baru coba-coba membaca Historical Romance. Bagus ceritanya!

Novel ini, dapat saya bilang, adalah novel terfavorit saya diantara dua novel serial Blydon lainnya. Ringan namun juga seru untuk dibaca. Recommended!
Tags: historical romance, judul: d, pengarang: q
Subscribe
  • Post a new comment

    Error

    Anonymous comments are disabled in this journal

    default userpic

    Your IP address will be recorded 

  • 0 comments